Surat Kecil Untuk Putriku

“Karena begitu banyak kata yang tak mampu terucap”

Bisa melihatmu adalah rahmat terindah.

Bisa memilikimu adalah anugerah terbesar.

Namun, aku bukanlah pemilikmu sesungguhnya. Ada Dia yang menjadi pemilikmu yang sejati.

Hadirmu di sisiku memberi warna yang indah. Layaknya pelangi, kini hidupku tak lagi seperti foto zaman dulu. Monokrom. Hitam putih.

Merindumu adalah rasa baru yang kualami dalam hidupku.

Putriku,

Maaf atas hubungan yang terjalin antara kita. Aku tak pernah memilih atau memintamu menjadi putriku, namun Dia telah mengamanahkannya padaku.

Maaf jika aku bukan ibu yang sempurna bagimu.

Maaf jika aku belum bisa menjadi sosok ibu yang kau inginkan.

Putriku,

Ada beberapa hal yang mungkin perlu kau tau.

Kadang aku marah padamu, namun marahku bukan karena aku membencimu, namun karena aku takut tak bisa menjaga dan membimbingmu.

Mungkin aku sering cerewet, namun omelanku bukan karena kau boneka bagiku, tapi karena aku khawatir akan masa depanmu.

Mungkin aku sering menyuruhmu ini dan itu, namun suruhku bukan karena aku mengekang kebebasanmu, tapi karena aku ingin kau mengerti apa yang aku impikan dan apa yang aku harapkan.

Putriku,

Kata apa yang pantas untuk ungkapkan rasa ini padamu?

Kalimat apa yang bisa menggantikan perasaan ini padamu?

Cinta? Kasih? Sayang?

Ah, rasanya lebih dari itu.

Adakah kata yang lebih dari itu?

Putriku,

Melihatmu tumbuh berkembang membuat letihku hilang.

Melihatmu bertanya tentang banyak hal membuatku bahagia karena aku bisa menjadi penghantar agar kau bisa mengerti dan memahami.

Dan melihatmu mengerti membuatku lega, setidaknya aku telah menjadi ibu yang akan terus berusaha membimbingmu.

Putriku,

Tahukah kamu?

Begitu banyak asa yang kugantungkan pada-Nya bersama namamu.

Namun aku tak mau menuntut banyak hal darimu.

Aku bukanlah jaksa yang bisa menuntutmu ini dan itu.

Namun aku adalah saksi.

Saksi hidup perjalananmu, nak.

Aku ada bersamamu, kala itu. Aku hadir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *